Berita Terbaru Gempa Kolombia beri pemahaman risikonya pada struktur bangunan kota
Jakarta Pusat
Jakarta (ANTARA) - Pakar dari Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono menyatakan fenomena seismotektonik pada gempa bumi magnitudo 7,4 di Kolombia memberikan pemahaman komprehensif mengenai mekanisme lempeng penunjam serta risikonya terhadap kegagalan struktur bangunan di kawasan perkotaan.
Dalam keterangan di Jakarta, Selasa, dia mengatakan bahwa guncangan gelombang seismik dari dalam lempeng (intraslab) tersebut memicu Puncak Percepatan Tanah (PGA) tinggi yang berdampak fatal pada bangunan bertingkat di area perkotaan.
"Gaya inersia mendadak ini bekerja langsung pada massa bangunan bertingkat serta struktur pasangan batu, memicu fenomena lantai lemah atau soft-story failure akibat beban lateral yang melampaui kapasitas elemen penopang utama," kata dia.
Dia menjelaskan bahwa ketidakmampuan struktur menahan simpangan antar-lantai berlanjut pada keruntuhan progresif (progressive collapse) atau keruntuhan total secara bertingkat (pancake collapse) yang melontarkan reruntuhan material beton rapuh ke area jalan raya. - Reposted by : ITMaster.Asia IT Training and Certifications Bandung - Jakarta - Yogya.
Kontak
Antaranews.com
Kunjungi / Hubungi