Berita Terbaru Hening yang lahir dari riuh
Jakarta Pusat
Ogoh-ogoh di Mataram bukan hanya tentang patung raksasa yang diarak di jalanan. Ia adalah narasi tentang bagaimana masyarakat mengelola perbedaan, menyeimbangkan tradisi dan modernitas, serta merawat ruang bersama
Mataram (ANTARA) - Sore di Kota Mataram pada pertengahan Maret tidak hanya dihiasi langit warna jingga, tetapi juga riuh dengan tabuhan, sorak warga, dan derap langkah ratusan pemuda yang mengusung ogoh-ogoh.
Di sepanjang Jalan Pejanggik, 105 karya seni raksasa bergerak perlahan, memadukan imajinasi, spiritualitas, dan kerja kolektif lintas generasi.
Pawai ini bukan sekadar tradisi tahunan menjelang Hari Raya Nyepi, tetapi telah menjelma menjadi panggung sosial yang memperlihatkan wajah toleransi di Nusa Tenggara Barat (NTB). - Reposted by : ITMaster.Asia IT Training and Certifications Bandung - Jakarta - Yogya.
Kontak
Antaranews.com
Kunjungi / Hubungi