Berita Terbaru AS dikabarkan ingin singkirkan Presiden Kuba
Jakarta Pusat
Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat ingin menyingkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, tetapi akan menyerahkan langkah selanjutnya kepada rakyat Kuba, The New York Times melaporkan.
Mengutip sejumlah sumber, laporan itu menyebutkan Washington saat ini tidak berupaya mengambil tindakan terhadap keluarga Castro, tetapi telah menegaskan kepada Havana bahwa tidak akan ada kesepakatan apa pun selama Diaz-Canel masih menjabat.
Sejumlah pejabat dalam pemerintahan Presiden AS Donald Trump meyakini bahwa pencopotan pemimpin Kuba itu bisa membuka peluang perubahan struktural dalam ekonomi negara tersebut, yang dinilai kecil kemungkinan didukung oleh Diaz-Canel.
Pada akhir Januari, Trump menandatangani perintah eksekutif yang memberi kewenangan kepada Washington untuk mengenakan tarif impor terhadap barang dari negara yang memasok minyak ke Kuba. - Reposted by : ITMaster.Asia IT Training and Certifications Bandung - Jakarta - Yogya.
Kontak
Antaranews.com
Kunjungi / Hubungi